Postingan

Menampilkan postingan dengan label ANEH & UNIK

Ada Apa dijalan ini kok Banyak mobil nyebur sawah setiap harinya

Gambar
Wartalambur. Sebuah jalan di kawasan wisata Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, mendadak menjadi perhatian para netizen. Sebabnya, banyak kendaraan terlihat 'nyemplung' ke sawah setelah melewati jalan pintas yang digunakan untuk menuju ke sebuah pantai di daerah Kuta Utara tersebut. Dari beberapa foto yang diunggah, jalan yang terbuat dari paving dan terletak di tengah sawah tersebut sebenarnya tampak baik dan minim kerusakan. Namun selalu ada saja beberapa kendaraan yang terjerembab hingga terguling ke sawah warga sekitar. Para netizen yang mayoritas WNA pun banyak bertanya-tanya, bagaimana bisa ada banyak kendaraan menjadi korban di jalan tersebut?  "why this is happening? (kenapa ini bisa terjadi?)," ujar seorang netizen bernama Ivan Kristian. "What's wrong about this shortcut? Why vehicles keep falling to rice field? (Apa yang salah dengan jalan pintas ini? Kenapa banyak kendaraan jatuh ke sawah?),"  sambung netizen lainnya. Usut punya usut jalan ya...

Fenomena Hujan Es GuyurJakarta Timur

Gambar
Wartalambur (jakarta)  Fenomena hujan es sebesar kelereng terjadi di jakarta timur pada kemarin sore. Selasa_28_maret_2017 . Hujan es disertai hujan deras dan angin kencang Sempat menimbulkan kepanikan warga ibukota. Beberapa insiden Terjadi Seperti Papan reklame Ambruk. Kabel listrik terbakar.Atap hotel Ambruk timpa rumah di Senen jakarta pusat. Dan ketika hujan es terjadi Banyak mobil Menepi ke bahu jalan menghindari buruknya cuaca. Dengan insiden seperti ini masyarakat Perlu Waspada terhadap cuaca buruk.

Heboh (Akbar 25 th) Petani sawit Dimakan Ular pyithon

Gambar
Wartalambur.  Akbar (25)  warga Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat,  ditelan binatang buas ular piton (Pythonidae) atau sanca kembang, saat tengah memanen kelapa sawit, Senin (27/3/2017). “Hasil panen sawitnya terhambur, mungkin ini diserang dari belakang ulang,” kata warga Mamuju Tengah, Satriawan, dikutip dari Tribunsulbar.com, Selasa (28/3/2017). Jasad Akbar ditemukan utuh di perut ular yang ditangkap warga di kebun sawit korban. Ular memangsa mulai kepala hingga kaki Akbar. Posisi kaki korban di lambung ular lebih dekat rongga mulut ular. Celana pendek dan kaos yang dikenakan Akbar juga masih utuh ditelan ular. Kondisi mayat terlihat demikian setelah warga membelah ular piton tersebut. Informasi yang berhasil dihimpun, korban meninggalkan rumah menuju kebun sawitnya, Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 09.00 wita. Namun, tak kunjung kembali hingga keesokan harinya (Senin). Keluarga dan warga pun mencari keberadaan Akbar. Saat pencar...

Beruntunglah Bila Garis Telapak Tangan Anda Membentuk Huruf ( M )

Gambar
Menurut banyak orang,  garis-garis pada telapak tangan dipercaya  bisa mengungkapkan karakter dan nasib kita.  Tak hanya karakter dan nasib,  bahkan garis tangan bisa mengungkapkan  semua hal tentang kehidupan Anda. Mulai dari keuangan, kesehatan, watak, jodoh dan lain sebagainya.  Maka tak heran,  banyak peramal yang menggunakan media telapak tangan  untuk meramal,  atau biasa dikenal dengan metode palmistry. Bentuk garis tangan setiap orang tentunya berbeda-beda.  Ada yang membentuk huruf 'N' dan ada juga yang membentuk huruf 'M'.  Tapi tahukah Anda, orang-orang dengan garis tangan membentuk huruf 'M'  dianggap sebagai orang yang istimewa. Mereka dianggap sebagai orang yang berbakat,  terutama memiliki intuisi yang kuat serta bisa  menjadi mitra yang sangat baik  jika menjalankan bisnis apapun. Jika pasangan Anda juga memiliki garis tangan yang sama,  berarti ia tidak suka membohongi Anda,  membuat le...

Hebooh,Sebelum Meninggal Dahi Nenek (maimunah) Muncul Lafazd Allah swt

Gambar
WartaLambur. Seorang nenek di Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, menjadi perbincangan publik pasca-dirinya menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (26/3/2017) dini hari. Ya, suasana rumah duka tersebut tiba-tiba heboh. Hal itu tidak lepas dari foto-foto almarhumah bernama Maimunah binti Abdul Samad (73) menarik perhatian warga sekitar. Terlihat pada foto, sebelum meninggal dahi kiri Maimunah mirip bertuliskan lafaz Allah dan dahi kanan seperti bertuliskan Muhammad. tulisan mirip lafaz Muhammad Kepada FAJARONLINE.COM (grup pojoksumut), anak almarhumah, Nurlailah mengatakan, tulisan lafaz Allah dan Muhammad tersebut muncul sebelum sang ibunda meninggal dunia. “Mama meninggal pada Minggu pukul 02.00. Jadi tidak ada tanda-tanda kalau meninggal. Mama seperti tidur,” kata Laila, Minggu (26/3/2017).

Akibat Diet Berlebihan Gadis Cantik ini Terlihat Tua Renta

Gambar
WartaLambur.  Mengharukan sekali kondisi Gadis cantik ini.. Harus menderita Kurus,dan keriput di sekujur tubuhnya, Yang menyedihkan lagi Terlihat Sudah tua renta Padahal Masih muda. hidupnya dijauhkan oleh teman temannya. Ia habiskan bidupnya dengan tanpa harapan,putus asa dan trauma. Tahukah kamu sob.. Kenapa itu terjadi.. Banyak media memberitakan.. Gadis ini pada awalnya ingin langsing.. Dengan Kondisi tubuh yg tidak begitu gemuk ia melalukan Diet.. Dengan mengurangi makan dan kadang tidak makan.. Namun apa yang terjadi..???hasilnya tak seperti yg diharapkan... Lama menghindari makan demi penampilan. Ternyata Pencernaanya semakin lama menolak asupan gizi makanan.. Sehingga walaupun makan vitamin Pencernaanya tidak berfungsi.. Hingga penderitaanlah yang harus di alami. Mungkin ini suatu hikmah untuk kita... Bersyukurlah .. atas pemberian tuhan.. Nikmatilah apa yg tuhan beri. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita.. para ladies.. Agar jangan diet berlebihan.. dan sembarangan.

Suku Korowai Papua Ternyata Tinggal di Rumah Pohon Tertinggi Didunia 97 meter.

Gambar
WartaLambur.  Tinggal di rumah bertingkat atau di gedung dengan ketinggian puluhan lantai, itu sudah menjadi hal biasa. Tapi bagaimana jika kamu ditawari untuk tinggal di atas sebuah pohon yang tingginya mencapai 80 kaki atau sekitar 50 meter? Tentunya tak semua memiliki keberanian layaknya Suku Korowai. Aggota suku ini tinggal di rumah pohon setinggi 50 meter. Fakta ini berlangsung selama berpuluh- puluh tahun di Papua wilayah tenggara. "Ya, suku kami sudah terbiasa tinggal di atas rumah pohon yang ketinggiannya bisa mencapai 50 meter," kata Sumiar, salah seorang anggota Suku Korowai kepada brilio.net, Rabu (25/3). Saat ini Sumiar tinggal di Yogyakarta. Menurut Sumiar, rumah di atas pohon itu dibuat dari kayu yang mereka dapatkan di hutan. Makin tinggi rumah mereka, maka mereka akan lebih merasa aman. "Selain sebagai tempat tinggal, keberadaan rumah ini adalah cara dari suku kami (Suku Korowai) untuk berlindung dari perang suku yang acap kali terjadi," lanjutnya. S...

Canggih Banget Gelang Dengan Layar Sentuh Android 217

Gambar
WartaLambur.   Kecanggihan dalam perkembangan dunia teknologi sepertinya memang sudah melesat semakin jauh. Hal ini ini ditandai dengan banyaknya produk yang dihasilkan oleh perusahaan teknologi yang makin lama semakin canggih. Cicret Bracelet ini misalnya. Sebuah produk teknologi canggih dalam bentuk gelang. Gelang canggih yang diproduksi oleh sebuah perusahaan teknologi di prancis, Cicret. Meskipun bentuknya seperti gelang biasa, namun setelah dihidupkan dengan cara menggoyangkan tangan, gelang ini mampu menampilkan display smartphone atau komputer tablet pada kulit. Tidak hanya menampilkan bisa menampilkan display smartphone, gelang ini juga bisa digunanakan layaknya smartphone. Hampir semua fungsi pada smartphone seperti game, browsing, email, chatting, bahkan sampai melakukan panggilan dapat dioperasikan dengan baik menggunakan gelang ini. Bisa dibilang gelang ini menjadikan kulit kita sebagai pengganti layar sentuh. Wiihhh keren bukan Cara kerja gelang super canggih ini adala...

Heboh,Tanah kok bisa Amblas begitu Subhanalloh

Gambar
WartaLambur.   SEMARANG -   Heboh. Tanah di Dukuh Ndelik, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang ambles, Rabu (1/3/2017). Tanah yang ambles itu memanjang sekitar satu kilometer. "Kira-kira tanah yang ambles sepanjang satu kilometer," ujar Kepala Desa setempat, Margowanto. Margowanto Kepala Desa Candigaron tunjukkan lokasi tanah ambles di Candigaron Sumowono Kabupaten Semarang, Rabu 1 Maret 2017 (TRIBUNJATENG/SUHARNO) Tanah ambles itu juga sudah merusak satu rumah. Lahan rumah itu turut ambles dan kini warga sedang gotong royong bongkar rumah tersebut karena membahayakan. Sejumlah warga pun heboh dan khawatir akan terjadi sesuatu. Margowanto menjelaskan saat peristiwa tersebut terjadi, pemilik rumah, Tarji (40) bersama istrinya Turiyem (39) dan anaknya tidak berada di rumah. Seminggu sebelum ambles turun hujan lebat di Sumowono berturut-turut kemudian perlahan-lahan tanah itu ambles. Warga yang menghuni rumah tersebut diminta pindah dan bawa barang-barangnya u...